Hatutan.com (31 Maret 2026,), Dili– Duta Besar Republik Indonesia untuk Timor-Leste, Okto Dorinus Manik, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas masa tugas selama empat tahun empat bulan di Timor Leste. Selama mandatnya, ia mencatat pencapaian signifikan di bidang pendidikan dengan memfasilitasi lebih dari 1.700 beasiswa bagi warga Timor Leste.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Timor-Leste, Okto Dorinus Manik. Foto/Juvinal Cabral dos Santos
“Pengalaman kami di sini sangat luar biasa. Kami merasa bahagia dapat hidup berdampingan dengan keluarga besar Timor Leste. Dukungan dari Presiden, Perdana Menteri, Parlemen, tokoh agama, Kardinal, hingga masyarakat sangat tulus,” ujar Dubes Okto kepada wartawan di kediamannya, Pantai Kelapa, Dili, Selasa (31/03/2026).
Okto menekankan bahwa pendidikan adalah pilar krusial bagi kemajuan sebuah negara. Selain beasiswa umum, program ini juga mencakup pelatihan bagi para jurnalis Timor Leste. Ia meyakini bahwa pengembangan sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi muda Timor Leste.
Meninjau kembali awal masa jabatannya pada November 2021 yang bertepatan dengan masa transisi pasca-pandemi COVID-19, Dubes Okto fokus pada pemulihan konektivitas.
Advertisement
“Fokus awal kami adalah membuka kembali jalur udara, khususnya rute Bali-Dili melalui maskapai Citilink. Kami juga mendorong kebijakan bebas visa 30 hari untuk memperkuat sektor pariwisata,” jelasnya.
Selain jalur udara, konektivitas darat juga ditingkatkan melalui kerja sama operator bus seperti Damri, Babadok, dan Bagong (rute Kupang-Dili). Di sektor ekonomi, kedua negara telah menyelesaikan Perjanjian Investasi Bilateral (BIT) yang kini tinggal menunggu penandatanganan resmi untuk melindungi para investor.
Salah satu capaian bersejarah yang disoroti adalah proses aksesi Timor-Leste menjadi anggota ASEAN. Indonesia terus memberikan dukungan melalui berbagai program peningkatan kapasitas dan magang bagi pejabat Timor Leste di Indonesia.
Terkait masalah perbatasan, Okto mengonfirmasi bahwa negosiasi terus berjalan secara konstruktif. Setelah pertemuan di Yogyakarta, Desember lalu, pertemuan kedua direncanakan berlangsung di Singapura untuk membahas batas wilayah maritim.
Menjelang akhir masa tugasnya di Timor Leste Dubes Okto mendorong masyarakat media di Timor Leste untuk terus meningkatkan profesionalisme dan keterampilan teknis dalam menghadapi era digital. Ia mengingatkan agar media tetap mengutamakan kualitas konten dibandingkan sekadar judul yang bombastis.
Advertisement
Rencana Kunjungan Prabowo dan Megawati
Dalam kesempatan tersebut, Dubes Okto juga menginformasikan rencana kunjungan tokoh-tokoh besar Indonesia ke Timor-Leste. Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri dijadwalkan berkunjung sekitar 20 Mei mendatang. Sementara itu, rencana kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto sedang dalam tahap penjadwalan.
“Meski tanggal pastinya belum dikonfirmasi karena situasi global, ada keinginan kuat agar kunjungan presiden Prabowo terealisasi dalam waktu dekat,” ungkap Dubes Okto Dorinus Manik