Connect with us

Justisa & Krime

Presiden Ramos Horta Minta Aparat Penegak Hukum Serahkan Kalumban Mali ke KBRI

Published

on

Hatutan.com, (20 Juni 2024), Dili Presiden Timor-Leste José Ramos-Horta akhirnya buka suara terkait kasus daftar penciarian orang (DPO) Kalumban Mali.

Baca Juga: KBRI Minta Timor Leste Selesaikan Kasus Kalumban Mali

Presiden José Ramos-Horta. Foto/Elio dos Santos da Costa

Presiden Ramos Horta meminta aparat penegak hukum segera menyerahkan DPO Kalumban Mali kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Dili untuk di deportasi.

Ramos-Horta mengatakan kasus DPO Kalumban Mali merupakan kasus serius dan dengan ini menunjukkan Penegak Hukum di Timor-Leste agar bekerja dengan baik, semuanya terkumpul di sana dan ini merupakan masalah besar dan ini mempengaruhi kredibilitas dan citra Timor-Leste dan juga persiapan Timor-Leste untuk ASEAN.

Advertisement

“Kasus DPO Kalumban Mali saya tidak dengan teliti mengikutinya karena ini bukan kasus besar yang bisa berdampak pada nyawanya bila dideportasikan ke negara asalnya. Jika ada seorang pengendara narkoba di Indonesia yang melarikan diri ke Timor-Leste maka kita harus berhati-hati dalam pengambilan kebijakan karena di Indonesia diberlakukan  hukuman mati, tetapi dengan kasus DPO Kalumban Mali yang dijatuhi  dihukuman karena korupsi dan Timor-Leste seharusnya mendeportasikanya karena dia tidak akan mendapatkan hukuman mati di Indonesia,” tandas José Rarnos-Horta kepada wartawan di Istana Presiden, Bairo Pite, Dili, Kamis (20/06/2024).

Ramos-Horta menyatakan bahwa kasus ini sebenarnya sangat sederhana, penegak hukum tidak bijak dalam menyelesaikan, dan salah dalam pengambilan keputusan, dan ini yang menjadi penyebabnya.

“Kasus ini sangat sederhana namun aparat penegak hukum saja yang tidak bijak untuk menyelesaikannya,” katanya.

Pemerintah telah menunjukkan mantan menteri Kehakiman Timor-Leste Lúcia Lobato sebagai ketua koordinator Reformasi sektor hukum dan telah menyajikan laporan untuk mereformasikan sektor kehakiman di Timor-Leste.

Ramos-Horta setuju agar Timor-Leste menyerahkan DPO Kalumban Mali kepada KBRI untuk di deportasikan.

Advertisement

DPO Kejati NTT, Kalumban Mali bersama para kader partai Frenti Mudança. Foto/dok. Istimewa

“Saya setuju agar kita menyerahkan DPO Kalumban Mali kepada KBRI, karena dia tidak akan mendapatkan hukuman mati di Indonesia tetapi hanya akan di adili atas kasus dugaan korupsi yang telah di tetapkan berdasarkan hukum di Indonesia,” tambah Ramos-Horta.

Kalumban Mali terpidana korupsi pengadaan pupuk pada Dinas Pertanian NTT divonis secara in absensia selama lima belas (15) tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang sejak tahun 2016 lalu. Namun Kalumban Mali kabur melarikan diri dari tuntutan hukum.

Kalumban Mali  kemudian masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT dan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, yang ditetapkan sebagai DPO sejak tahun 2016.

Kalumban Mali tersangkut kasus pengadaan pupuk sebanyak 575 ton senilai Rp976 juta. Kalumban Mali adalah Direktur CV Eka Cipta Persada dan dia ditahan sejak 28 Februari 2014. Sebalumnya pada Juli 2013, Kalumban Mali maju sebagai calon anggota legislatif (Caleg) Partai Amat Nasonal (PAN) untuk DPRD NTT.

Reporter: Vito Salvadór

Advertisement
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Justisa & Krime

PDHJ Husu Anula no Suspende Rekrutamentu Kadetas PNTL Foun

Published

on

Hatutan.com, (09 Fevereiru 2026), Díli- Provedór Direitu Umanu no Justisa  (PDHJ), Virgílio da Silva Guterres “Lamukan”, Segunda (09/02/2026),  informa PDHJ submete ona karta ba Ministériu Interiór husu  anula no suspende prosesu rekrutamentu kadetas Polísia Nasionál Timor-Leste (PNTL)  hodi hein prosesu investigasaun relasiona ho diskriminasaun sira ne’ebé akontese iha prosesu rekrutamentu nian laran.

(more…)

Continue Reading

Justisa & Krime

PNTL Kaptura Suspeitu JG ho UF Ba Kazu Violasaun no Koasaun Seksuál

Published

on

Hatutan.com, (06 Fevereiru 2026), Díli-Polisia Nasionál Timor-Leste (PNTL) Munisípiu Díli, ezekuta mandadu Tribunál NUC: 0487/25.DIBCR kaptura suspeitu na’in-rua husi Munisípiu Lautém ho inisial JG no  husi Ainaro ho inisial UF relasaun kazu violasaun no koasaun seksuál ho raptu ne’ebé akontese iha loron 28 Dezembru  2025, iha Postu Administrativu Kristu-Rei, Hali Dólar, Hera.

(more…)

Continue Reading

Justisa & Krime

Kandidatu Ajente PNTL Na’in-50 Submete Keixa Ba PDHJ

Published

on

Hatutan.com, (05 Fevereiru 2026), Díli-Kandidatu ajente Polísia Nasionál Timor-Leste (PNTL) kuaze ema na’in-50, Kinta (05/02/2026), submete keixa ba Provedór Direitu Umanu no Justisa (PDHJ) hodi kontesta prosesu rekrutamentu kedades PNTL 2025 ne’ebé dekonfia hamosu pratika familiarizmu.

(more…)

Continue Reading
Advertisement

Trending