Connect with us

Justisa & Krime

FONGTIL Desak Pemerintah Deportasi Kalumban Mali

Published

on

Hatutan.com, (21 Juni 2024), Dili– Forum Organisasi Non Pemerintahan Timor-Leste (FONGTIL) mendesak pemerintah Timor Leste dan aparat penegak hukum untuk segera melakukan deportasi terhadap dafar pencarian orang (DPO) Kalumban Mali yang dicurigai telah mengantikan identas dengan nama Leonardo Benigno Tilman.

Baca Juga: Presiden Ramos Horta Minta Aparat Penegak Hukum Serahkan Kalumban Mali ke KBRI

Direktur Eksekutif FONGTIL, Valentim da Costa. Foto/Lazaro Pereira Quefi

Kalumban Mali  adalah terpidana korupsi pengadaan pupuk pada Dinas Pertanian Nusa Tengara Timur (NTT)-Indonesia divonis secara in-absensia selama lima belas (15) tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang sejak tahun 2016.

Saat proses persidangan di Pengadilan Tipikor Kupang dengan agenda tuntutan pada saat bersamaan Kalumban Mali kabur atau melarikan diri.

Advertisement

Kalumban Mali kemudian masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT dan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, yang ditetapkan sebagai DPO sejak tahun 2016.

Kalumban Mali tersangkut kasus pengadaan pupuk sebanyak 575 ton senilai Rp976 juta. Kalumban Mali adalah Direktur CV Eka Cipta Persada dan dia ditahan sejak 28 Februari 2014. Sebalumnya pada Juli 2013, Kalumban Mali maju sebagai calon anggota legislatif (Caleg) Partai Amat Nasonal (PAN) untuk DPRD NTT.

Terpidana korupsi kasus pengadaan pupuk pada Dinas Pertanian Provinsi NTT tersebut kemudian melarikan diri ke Timor Leste dan ditangkap aparat keamanan di Dili terkait informasi bahwa dia memiliki dokumen kewarganegaraan Republik Demokrat Timor Leste (RDTL) secara ilegal dan mengantikan identitas dengan nama Leonardo Benigno Tilman (LBT) dan kelahiran kota Bobonaro.

Keluarga terpidana kasus korupsi pengadaan pupuk Distabun NTT, Kalumban Mali (pertama kiri) berpelukan menangis saat hendak mengantar Direktur CV Eka Cipta Persada itu ke mobil tahanan Kejari Kupang, Jumat (28/2/2014). Foto/pos-kupang.com

“Jangan biarkan Timor-Leste sebagia tempat perlindungan bagi para terpidana koruptor dan teroris. Kami mengharapkan agar aparat penegak hukum segera mengambil Langkah konkrit sesuai dengan peraturan dan perundan-undangan yang berlaku,” kata direktur eksekutif FONGTIL, Valentim da Costa saat ditemui Hatutan.com du ruang kerjanya, baru-baru ini.

FONGTIL merasa curiga atas kasus DPO Kalumban Mali yang sedianya telah diproses secara hukum di Pengadilan Negeri Dili dan dijatuhi hukuman segbagai tahanan rumah, tetapi sudah hampir setahun prosesnya didiamkan.

FONGTIL mengaribawahi pengalaman  terpidana kasus narkoba  Juga Gama (almarhum) yang melarikan diri dari tahanan dan kemudian ditangkap di wilayah Indonesia yang akhirnya dideportasikan kembali ke  Timor Leste menjalani hukuman  sampai ajal menjemputnya pada Mei 2021.

Advertisement

“Seharusnya DPO Kalumban Mali juga diperlakukan seperti kasusnya almarhum Juga Gama. Segera melakukan tindakan hukum dan melakukan deports ke daerah asalnya NTT-Indonesia,” ungkap Valentim da Costa.

Reporter : Lazaro Pereira Quefi

 

Advertisement
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Justisa & Krime

Suspeitu Sira Scam Call Centre iha Manleuana Detein iha Sela hodi Hein Submete Ba Tribunál

Published

on

By

Hatutan.com, (09 Jullu 2026) Díli-Suspeitu sira hamutuk na’in29 ne’ebé Polísia Nasionál Timor-Leste (PNTL) halo kapturasaun iha rezidénsia ida iha área Manleuana, Díli, detein ona iha sela hodi hein submete ba primeira interrogatóriu iha Tribunál.

(more…)

Continue Reading

Justisa & Krime

AJAR Deskonfia Indonéziu Na’in-Tolu iha Papel iha Atividade Ilísitu Scam Call Centre

Published

on

By

Hatutan.com, (07 Jullu 2026), Díli–  Asia Justice and Rights (AJAR-sigla Inglés) Timor-Leste konsidera  sidadaun estranjeiru na’in-tolu ho nasionalidade  Indonézia  iha papel iha  atividade ilísitu scam call centre iha Tibar. Tanba ne’e, AJAR ezije  loke investigasaun bá entidade Estadu sira ne’ebé fó autorizaun bá Jet privadu “siluman” ho tipu Cesna C700 ne’ebé aterra iha Aeroportu Internasionál Prezidente  Indonézia na’in-tolu sai husi territóriu Timor.

(more…)

Continue Reading

Justisa & Krime

Tribunál Julga Arguidu Sira Bá Kazu Tráfiku Umanu Iha Ligasaun Rede Organizasaun Transnasionál

Published

on

By

Hatutan.com, (01 Jullu 2926), Díli–  Tribunál Judisiál Primeira Instánsia Díli, Kuarta (01/07/2026),  julga arguidu sira,  ho inisiál MFFM ho nasionalidade  Indonézia no  arguidu MF Timoroan ne’ebé deskonfia envolve iha krime tráfiku umanu ho ligasaun ba rede organizasaun transnasionál.

(more…)

Continue Reading

Trending