Connect with us

Internasionál

PBB Kecam Penahanan Suu Kyi oleh Militer Myanmar

Published

on

Hatutan.com, (03 Agustus 2023), Dili— Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres mengecam penahanan pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi oleh junta militer.

DK PBB serukan junta militer Myanamr untuk bebaskan Aung San Suu Kyi. Foto/ABC.net.au

Juru bicara PBB, Stephane Dujarric mengatakan Guterres mendesak pimpinan militer untuk menghormati keinginan rakyat Myanmar terkait proses demokrasi di sana.

“Sekretaris Jenderal mengutuk keras penahanan Penasihat Negara Aung San Suu Kyi, Presiden Win Myint dan para pemimpin politik lainnya. Perkembangan ini merupakan pukulan serius bagi reformasi demokrasi,” kata Dujarric dalam sebuah pernyataan seperti mengutip AFP, 01 Februari 2021.

“Semua pemimpin harus bertindak demi kepentingan yang lebih besar dari reformasi demokrasi Myanmar, terlibat dalam dialog yang bermakna, menahan diri dari kekerasan dan sepenuhnya menghormati hak asasi manusia dan kebebasan fundamental.”

Advertisement

Desakan agar militer Myanmar membebaskan Suu Kyi juga disuarakan oleh Amerika Serikat dan sejumlah negara Barat.

AS mengancam akan bertindak untuk merespons kudeta pemerintahan yang dilakukan Tatmadaw tersebut.

“Amerika Serikat mengecam segala upaya untuk mengubah hasil pemilu baru-baru ini atau menghalangi transisi demokrasi Myanmar. Dan (AS) akan mengambil tindakan terhadap mereka yang bertanggung jawab jika langkah-langkah ini tindak dihentikan,” kata juru bicara Gedung Putih, Jen Psaki, melalui pernyataan.

Suu Kyi dikabarkan ditangkap bersama Presiden Myanmar Win Myint dan sejumlah tokoh senior partainya yang tengah berkuasa di pemerintahan, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD).

Penahanan Suu Kyi dan tokoh senior NLD dikonfirmasi oleh juru bicara partainya, Myu Nyunt. Penahanan ini berlangsung ketika Tatmadaw menuding pemilihan umum yang dimenangkan NLD pada November lalu curang.

Advertisement

Militer menuding ada jutaan pemilih palsu dalam pemilu kemarin dan menuntut Komisi Pemilihan Umum Myanmar memberikan daftar pemilih akhir untuk diverifikasi.

Seorang juru bicara militer Myanmar pada pekan lalu mengancam akan mengambil tindakan jika keluhan mereka soal pemilu tak dipenuhi.

Dalam sebuah video yang dirilis stasiun televisi milik militer hari ini, Tatmadaw memaparkan penangkapan Suu Kyi dan pejabat pemerintahan sipil lainnya dilakukan sebagai tanggapan angkatan bersenjata terhadap kecurangan pemilihan umum November 2020.

Militer juga mengumumkan status darurat nasional selama satu tahun dan menyatakan kekuasaan pemerintah Myanmar telah dialihkan kepada Panglima Militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing.

Sumber : AFP/CNN Indonesia

Advertisement

 

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Internasionál

Xanana Gusmão Hasoru Malu ho Jokowi, Han-Meiudia Hamutuk To’o Sai Dirijente Múzika Bengawan Solo

Published

on

By

Hatutan.com, (04 Setembru 2026), Díli — Primeiru-Ministru Xanana Gusmão, kumpre konvite Prezidente Repúblika Indonézia ba dala-hitu, Joko Widodo ka Jokowi hodi hasoru malu iha Solo, Sesta (04/09/2026).

(more…)

Continue Reading

Internasionál

TL-Indonézia Buka Pontu Komún Bá Akordu Justu Tuir Direitu Internasionál iha Negosiasaun Ronda Da-Haat

Published

on

By

Hatutan.com, (04 Setembru 2026), Jakarta– Iha diskusaun delimitasaun fronteira marítima Timor-Leste ho Indonéziua  ba ronda da-haat  iha Jakarta, kontinua buka pontu komún iha negosiasaun fronteira marítima ronda da-haat, ho objetivu atu hetan akordu ida ne’ebé justu, tuir direitu internasionál no bele simu hosi povu nasaun rua nian.

(more…)

Continue Reading

Internasionál

Antigu Maun-Abut Hercules, Hamoris Prabowo Nia Rede Podér Informál

Published

on

By

Hatutan.com, (04 Setembru 2026), Jakarta-Envolvimentu hosi grupu sivíl atu hanesan militár ne’ebé ligadu ho antigu maun-abut Tanah Abang-Jakarta, Hercules do Rosario Marçal, bainhira halo intervensaun ba manifestasaun  sira iha semana kotuk iha Jakarta,  hamosu duvida no sai kestaun boot.

(more…)

Continue Reading
Advertisement

Trending