Connect with us

Defeza & Seguransa

PNTL Tangkap 61 WNI Terkait Jaringan Judi Online Internasional di Tibar

Published

on

Hatutan.com, (26 Juni 2026), Dili — Kepolisian Nasional Timor-Leste (PNTL) menangkap sedikitnya 61 warga negara Indonesia (WNI) yang diduga terlibat dalam sindikat  perjudian dalam jaringan (online) internasional.

61 WNI yang ditangkap PNTL terkait dugaan tindak pidana perjudian dalam jaringan (online) internasional. Foto/Marcelino Tomae

Penggerebekan dan penangkapan tersebut berlangsung di kawasan Tibar, Kotamadya Liquiçá, pada Jumat (26/6/2026).

Pihak kepolisian menyatakan bahwa penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian penyelidikan panjang yang dilakukan setelah menerima laporan dan informasi dari masyarakat.

“Dari informasi yang kami terima dan hasil penyelidikan, kami menemukan dugaan adanya aktivitas perjudian yang dilakukan secara terorganisasi,” ungkap  juru bicara PNTL João Belo dos Reis dalam jumpa  pers di Dili.

Advertisement

Ia menjelaskan, penangkapan para WNI tersebut dilakukan di sebuah rumah yang diduga kuat menjadi markas operasi kegiatan judi online sekaligus pusat panggilan (call center) penipuan.

Usai penangkapan, aparat Direktorat Investigasi Kriminal PNTL langsung membawa para tersangka ke Markas Besar PNTL untuk menjalani proses identifikasi serta investigasi menyeluruh.

Berdasarkan hasil identifikasi dan investigasi sementara, tujuh dari 61 WNI tersebut diketahui pernah melakukan aktivitas serupa di Kamboja. Setelah jaringan kejahatan di Kamboja tersebut runtuh, ketujuh orang itu melarikan diri ke Timor-Leste.

Ia menegaskan, menurut informasi yang diterima PNTL, bahwa sebagian dari 61 warga negara tersebut memasuki Timor-Leste pada Januari dan Februari 2026, dan sebagian lainnya seudah menetap di Timor-Leste selama dua bulan, tiga bulan, dan empat bulan.

Dari operasi tangkap tangan tersebut, aparat kepolisian Timor-Leste menyita berbagai barang bukti seperti 66 perangkat passport, perangkat jaringan internet Starlink, telepon seluler, laptop, dan peralatan elektronik lainnya yang diduga digunakan untuk melakukan kegiatan judi online dan scamming centre.

Advertisement

Reporter:  Marcelino Tomae

 

 

Advertisement
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Defeza & Seguransa

PNTL Garante Seguransa Másimu Ba Serimónia Funerál Saudozu Francisco Guterres “Lú-Olo”

Published

on

By

Hatutan.com,  (24 Juñu 2026)- Komandu Jerál  Polísia Nasionál Timor-Leste (PNTL) hahú halo preparasaun seguransa ba prosesu funerál Saudozu Francisco Guterres “Lú-Olo”.

(more…)

Continue Reading

Defeza & Seguransa

Komisáriu Asistente Polísia Seidauk iha Atribuisaun Servisu Simu Saláriu Tuir Kna’ar

Published

on

By

Hatutan.com, (19 Juñu 2026) Díli – Komisáriu  Asistente Polísia na’in-haat ne’ebé tseidauk iha atribuisaun servisu simu saláriu tuir knaar nu’udár komisáriu asistente polísia  iha instituisaun Polísia Nasionál Timor-Leste (PNTL).

(more…)

Continue Reading

Defeza & Seguransa

MI Submete Rekursu Foun Bá Tribunal de Contas Hodi Reativa Konstrusaun Kuartel Jerál PNTL

Published

on

By

Hatutan.com, (18 Juñu 2026) Díli-Ministru Interiór (MI) Francisco da Costa Guterres, informa nia parte halo fali ona  rekursu ba Tribunál Kontas kona-bá projetu konstrusaun Kuartel Jerál Polísia Nasionál Timor-Leste (KJ-PNTL), tanba faktu balun Tribunal la akomoda iha rekursu primeiru.

(more…)

Continue Reading
Advertisement

Trending