Connect with us

Justisa & Krime

Fraksi CNRT dan Komisi A PN Desak Aparat Penegak Hukum Segara Deportasi DPO Kalumban Mali

Published

on

Hatutan.com,(11 Juni 2024), Dili-Anggota Parlemen Nasional Timor Leste, Natalino dos Santos meminta aparat berwenang untuk segera mencari tahu keberadaan DPO Kejaksaan Tinggi (Kejati), Nusa Tengara Timur (NTT), Kalumban Mali  untuk segera diproses dan dideportasi.

Baca Juga: Indonesia dan Timor Leste Pastikan Status Hukum DPO Kalumban Mali

Keluarga terpidana kasus korupsi pengadaan pupuk Distabun NTT, Kalumban Mali (pertama kiri) berpelukan menangis saat hendak mengantar Direktur CV Eka Cipta Persada itu ke mobil tahanan Kejari Kupang, Jumat (28/2/2014). Foto/pos-kupang.com

Kalumban Mali, merupakan  daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan Tinggi atau Kejati NTT dalam kasus korupsi pengadaan pupuk di NTT tahun 2016 dan kabur di sela sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang sejak tahun 2016 lalu.

Anggota komisi B Parlemen Nasional Timor Leste Natalino dos Santos  yang membidangi masalah Luar negeri dan pertahanan keamanan, Selasa (11/06/2024), menegaskan tidak ada tempat bagi terpidana kasus korupsi dari negara manapun untuk mencari perlindungan dan kenyamanan di Timor Leste.

Advertisement

“Jika ada warga negara asing (WNA) yang berkunjung ke Timor Leste sebagai wisatawan itu sah saja, tetapi melarikan diri dari jeratan hukum dan bersembunyi di Timor Leste harus di tindak sesuai  dengan undang-undang yang berlaku. Jangan kita biarkan Timor Leste sebagai tempat persembunyian bagi para koruptor asing,” ungkap Natalino dos Santos saat ditemui Hatutan.com di Parlemen Nasional.

Sementara itu, Kajaksaan Tinggi NTT sejak tahun lalu (2023) terus melakukan koordinadi dengan pemerintah Timor Leste terkait DPO Kalumban Mali yang pernah ditangkap aparat Timor Leste. Pasalnya Indonesia dengan Timor Leste belum adanya kesepakatan bilateral terkait ektradisi.

Baca Juga: Tersangka Pemalsuan Dokumen Kewarganegaraan Timor Leste Kalumban Mali Kembali Ditahan

Hal yang sama juga diutarakan Kutua Komisi A Parlamen Nasional untuk urusan Legislasi dan Hukum, Patrocinio Fernandes. Ia menuturkan apara berwenang harus menalankan fungsi dan tangungjawabnya untuk mencari tahu keberadaan DPO Kejati NTT Kalumban Mali di Timor Leste.

“Apara kepolisian Timor Leste dan Badan Intelijen Nasional Timor Leste  (SNI) harus mengusut keberadaan Kalumban Mali yang merupkaan DPO Kejati NTT untuk segera diproses,” lanjut  Patrocinio Fernandes.

Advertisement

Aparat Kepolisian Ahli Investigasi dan  Kriminal atau PCIC ( Bahas Portugis: Polícia Científica de Investigação Criminal) Timor Leste , Rabu  05 Juli 2023, pukul 16:00 WTL, menangkap DPO kasus korupsi, Kalumban Mali  di kediamanannya di Fomento, Dili, Timor Leste.

Terpidana korupsi kasus pengadaan pupuk pada Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Nusa Tengara Timur (NTT), Kalumban Mali, ditangkap aparat keamanan di Dili terkait informasi bahwa dia memiliki  dokumen kewarganegaraan Republik Demokrat Timor Leste  (RDTL) secara ilegal.

Dari tangan terpidana korupsi Kalumban Mali, aparat berwenang di Timor Leste juga mengamankan dokumen penting lainnya, seperti surat akta kelahiran yang dikeluarkan oleh oknum di Kementrian Kehakiman Timor Leste, Kartu Tanda Pengenal atau KTP Timor Leste serta akta pernikahan dari salah satu gereja di Timor Leste.

Kalumban Mali divonis selama lima belas (15) tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang sejak tahun 2016 lalu.

Kalumban Mali kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT dan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, yang ditetapkan sebagai DPO sejak tahun 2016 lalu.

Advertisement

Status dari Kalumban Mali sebagai DPO telah dilaporkan ke Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Dan, nama Kalumban Mali masuk dalam daftar pencarian tim Tabur Kejagung RI.

Baca Juga: Tanggapan KBRI Dili Terkait Kasus Kalumban Mali

Reporter: Zita Menezes

Advertisement
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Justisa & Krime

Suspeitu Sira Scam Call Centre iha Manleuana Detein iha Sela hodi Hein Submete Ba Tribunál

Published

on

By

Hatutan.com, (09 Jullu 2026) Díli-Suspeitu sira hamutuk na’in29 ne’ebé Polísia Nasionál Timor-Leste (PNTL) halo kapturasaun iha rezidénsia ida iha área Manleuana, Díli, detein ona iha sela hodi hein submete ba primeira interrogatóriu iha Tribunál.

(more…)

Continue Reading

Justisa & Krime

AJAR Deskonfia Indonéziu Na’in-Tolu iha Papel iha Atividade Ilísitu Scam Call Centre

Published

on

By

Hatutan.com, (07 Jullu 2026), Díli–  Asia Justice and Rights (AJAR-sigla Inglés) Timor-Leste konsidera  sidadaun estranjeiru na’in-tolu ho nasionalidade  Indonézia  iha papel iha  atividade ilísitu scam call centre iha Tibar. Tanba ne’e, AJAR ezije  loke investigasaun bá entidade Estadu sira ne’ebé fó autorizaun bá Jet privadu “siluman” ho tipu Cesna C700 ne’ebé aterra iha Aeroportu Internasionál Prezidente  Indonézia na’in-tolu sai husi territóriu Timor.

(more…)

Continue Reading

Justisa & Krime

Tribunál Julga Arguidu Sira Bá Kazu Tráfiku Umanu Iha Ligasaun Rede Organizasaun Transnasionál

Published

on

By

Hatutan.com, (01 Jullu 2926), Díli–  Tribunál Judisiál Primeira Instánsia Díli, Kuarta (01/07/2026),  julga arguidu sira,  ho inisiál MFFM ho nasionalidade  Indonézia no  arguidu MF Timoroan ne’ebé deskonfia envolve iha krime tráfiku umanu ho ligasaun ba rede organizasaun transnasionál.

(more…)

Continue Reading

Trending