Connect with us
Pakote Ahi

Nasionál

RI-TL Uji Coba Armada DAMRI Rute Kupang-Dili

Published

on

Hatutan.com, (11 Oktober 2022), Bobonaro-Pemerintah Republik Indonesia  (RI) dan Timor Leste, Selasa (11/10/2022), melangsungkan uji coba  armada DAMRI dengan mengambil rute Kupang- Dili.

Uji coba armada DAMRI di wilayah perbatasan darat TL-RI di Batugade, Balibo, Bobonaro, Selasa (11/10/2022). Foto/Hatutan.com

Berdasarkan pantauan Hatutan.com, di lintas batas darat Timor Leste di  Batugade, Balibo, Bobonaro,  tampak tiga armada DAMRI; dua diantaranya mini bus dan satu bus dengan ukuran besar dengan delegasi Kementrian Perhubungan RI melintas masuk di pintu perbatasan darat Timor Leste di Batugade dan selanjutnya melakukan pemantuan terhadap lokasi yang nantinya akan menjadi terminal transportasi lintas darat Dili-Kupang dan Kupang-Dili.

Siaran pers  dari Kementrian Perhubungan Republik Indonesia yang diperoleh Hatutan.com mensinyalir bahwa sebelum uji coba rute Kupang-Dili, didahului dengan pembahasan standar operasional atau SOP yang berlangsung di Ruang Kolbano, Hotel Sotis, Kupang, Senin (10/10/2022).

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat RI, Kementerian Transportasi dan Komunikasi Timor Leste, Imigrasi, Bea Cukai dan Karantina, turut hadir dalam rangkaian uji coba dan survei terminal di Batugade, Balibo, Bobonaro.

Advertisement

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat RI, Amirulloh, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari  perintah Presiden RI, Joko Widodo, dimana Presiden Jokowi dan Presiden Timor Leste, José Ramos-Horta    sudah menyepakati untuk membuka transportasi lintas batas negara Kupang – Timor Leste sebagai bentuk representasi RI dan Timor Leste.

“Jadi telah ditindaklanjuti dengan MoU antara Kementrian Perhubungan RI dan Kementrian Transportasi dna Komunikai Timor Leste dan kami telah bahas soal ketentuan operasional  atau SOP,”  jelas Amirulloh.

Dari pertemuan itu, Timor Leste sudah siap menyiapkan armada pada   November 2022 mendatan dan berupaya sesegera mungkin agar transportasi lintas batas ini segera beroperasi.

Uji coba armada DAMRI di wilayah perbatasan darat TL-RI di Batugade, Balibo, Bobonaro, Selasa (11/10/2022). Foto/Hatutan.com

“Kita harapkan dengan adanya transportasi lintas batas ini, maka hubungan kedua negara makin baik,  apalagi masyarakat masih ada ikatan keluarga, yakni masyarakat yang ada di Indonesia (Kupang) dengan Timor Leste,” kata Amirulloh.

Dikatakan, perlu standar yang baik sehingga pelayanan juga terbaik. Karena itu, dirinya memohon dukungan masyarakat di Kupang dan  NTT pada umumnya.

Direktur Jenderal Transportasi dan Komunikasi, Kementerian Transportasi dan Komunikasi Timor Leste, Gaspar de Araújo mengatakan, berdasarkan MoU yang ditandatangani oleh Menteri Perhubungan RI dan Timor Leste pada 19 Juli 2022, maka pihaknya diundang untuk membahas soal SOP dalam rangka pelaksanaan pembukaan transportasi lintas batas RI – Timor Leste.

Advertisement

Menurut Gaspar, pihaknya sudah mempersiapkan segala sesuatu berkaitan dengan pembukaan transportasi lintas batas RI dan Timor Leste.

“Armada sudah kami siapkan dan nanti pada November 2022, armada kami tiba langsung persiapan untuk beroperasi,” kata Gaspar seperti dikutip dari Pos-Kupang.com.

Sementara itu, Konsulat RDTL di Kupang, Jesuino dos Reis de Carvalho menyambut baik pembukaan transportasi lintas batas RI dan Timor Leste dan meminta agar dengan pembukaan lintasan transportasi lintas batas itu, semua lalu lintas masyarakat RI dan Timor Leste bisa diatur dan dipantau  secara baik.

 Timor Leste Tetapkan Usia Kendaraan

Uji coba armada DAMRI di wilayah perbatasan darat TL-RI di Batugade, Balibo, Bobonaro, Selasa (11/10/2022). Foto/Hatutan.com

Saat pembahasan SOP, Kementerian Transportasi dan Komunikasi Timor Leste mengatakan, pihaknya menetapkan usia kendaraan yang masuk ke wilayah tersebut harus tahun pembuatannya lima tahun sebelumnya atau tahun produksi 2017.

Gaspar juga awalnya meminta agar dalam SOP harus ditambah soal potensial investor, dengan tujuan agar memberikan kesempatan bagi investor, baik lokal maupun nasional. 

Advertisement

Sedangkan jadwal operasional bus harus diatur pula, misalnya Senin Dili ke Kupang, Selasa Balik Kupang- Dili. Bahkan, lanjutnya untuk launching diminta agar secara bersamaan.

Mengenai tarif harus ada kesamaan baik yang dari RI maupun yang di Timor Leste. Soal perizinan, kalau di Indonesia diberikan untuk masing-masing kendaraan dan diperpanjang setiap tahun. Bahkan, ada aspek keamanan, fasilitas kesehatan dan asuransi.

Sementara dari pihak PLBN mengharapkan agar DAMRI bisa singgah di pasar PLBN sehingga ada dampak ekonomi bagi para pedagang di pasar.

Reporter : Elio dos Santos da Costa

Advertisement
Kontinua Le'e
Advertisement
Hakarak Hato'o Komentariu?

Husik Hela Komentariu

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Nasionál

Horta ho Xanana Tuun Direta Simu Liurai Brunei Darussalam Majestade H. Hassanal Bolkiah

Published

on

Hatutan.com, (20 Maiu 2024), Díli- Prezidente Repúblika (PR), José Ramos-Horta ho Primeiru-Ministru Kay Rala Xanana Gusmão hamutuk ho membru governu sira simu ho ksolok prezensa Sua Majestade Haji Hassanal Bolkiah, Sultaun Brunei Darussalam ne’ebé too  iha Repúblika Demokrátika Timor-Leste hodi partisipa iha selebrasaun loron Restaurasaun independénsia ba dala-XXII (20 Maiu 2002-20 Maiu 2024).

(more…)

Kontinua Le'e

Nasionál

Ramos-Horta Kondekora Timoroan no Sidadaun Estranjeiru Ne’ebé Kontribui bá Dezenvolvimentu TL

Published

on

Hatutan.com, (19 Maiu 2024), Díli- Iha selebrasaun aniversáriu restaurasaun independénsia Timor-Leste nian bá dala-XXII (20 Maiu 2002- 20 Maiu 2024) Prezidente Repúblika José Ramos-Horta kondekora timoroan  no sidadaun estranjeiru sira ho grau orden Timor-Leste nian hodi fó rekoñesimentu bá sira-nia dedikasaun no kontribuisaun bá dezenvolvimentu Timor-Leste. 

(more…)

Kontinua Le'e

Nasionál

FPCI Apresia Toleránsia Relijiozu iha Timor-Leste Ne’ebé Reflete Fiar no Kultu Moris Povu Nian

Published

on

Hatutan.com, (17 Maiu 2024), Díli- Foreign Policy Community in Indonesia  (FPCI) apresia ho toleránsia relijiozu iha Timor-Leste ne’ebé reflete ho fiar no kultu moris povu nian.

(more…)

Kontinua Le'e
Advertisement

Trending