Connect with us

Internasionál

PNTL dan POLRI Usut Sindikat Pencurian Kendaraan Bermotor yang Dijual ke Timor Leste

Published

on

Hatutan.com, (16 Januari 2024), Dili-Aparat Kepolisian Timor-Leste atau PNTL (Polícia Nacional de Timor Leste) akan menjejaki kerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) untuk mengungkap sindikat pencurian kendaraan bermotor yang diduga sudah beroperasi sejak 2022.

Baca Juga: UPF dan TNI Perkuat Hubungan Harmonis di Tapal Batas

Tersangka sipil membeli dan menampung kendaraan kredit bermasalah atau hasil curian. Foto/Wildan N/detikcom)

Polda Metro Jaya dan Pomdam V Brawijaya, baru-baru ini, membongkar sindikat pencurian kendaraan bermotor dengan barang bukti ratusan motor dan mobil. Tersangka menjual barang tersebut ke Timor Leste melalui jalur laut.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes. Pol. Wira Satya Triputra dalam keterangan persnya yang dikutip Hatutan.com dari laman Humas POLRI menjelaskan, kasus ini berawal dari adanya pengungkapan pencurian dengan pemberatan di wilayah Jakarata. Kemudian, korban mengaku bahwa adanya pengalihan sejumlah kendaraan yang menunggak kepada pihak lain.

Advertisement

“Beberapa kendaraan dialihkan ke pihak lain serta dikirim ke Jawa Timur dan ditemukan adanya kendaraan milik korban berupa Toyota Avanza yang rencananya mobil itu akan dikirim ke Pelabuhan Dili Port, Dili, Timor Leste,” jelas Direktur di Polda Metro Jaya, Rabu (10/01/2024).

Dalam kasus ini, dua orang tersangka sipil bernama Eko Irianto alias EI dan Maryanto alias M. Kedua tersangka menjual motor dan mobil bermasalah itu keempat warga negara Timor Leste yang mereka kenal melalui media sosial Facebook, yaitu AT, AJ, JH, dan AM.

Kendaraan yang dijual tersebut merupakan kendaraan yang macet kreditnya hingga kendaraan hasil curian. Polda Metro Jaya akan berkoordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) POLRI  untuk mengembangkan kasus ke Timor Leste.

Terkait hal itu, Kepala Divisi Investigasi dan Kriminal PNTL, Superitendent João Belo dos Reis, menuturkan bahwa sejauh ini koordinasi antara PNTL  dan POLRI sangat terjalin dengan baik dan Atase POLRI di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Dili  sering memperbahuri informasi terkait situasi dan keamanan antar kedua negara.

“PNTL terus menelusuri dokumen setiap kendaraan bermotor  yang diimpor ke Timor Leste baik melalui darat dan laut. Jika semua dukumen yang tertera menyalahi atauran dan perundang-undangan yang berlaku akan ditindak sesuai dengan prosedur hukum,” kata Superitendent Polisi  João Belo dos Reis kepada wartawan di Markas Besar (MABES) PNTL, Dili, Selasa (16/01/2024).

Advertisement

Aparat Kepolisian Timor Leste juga sedang mengusut informasi terkait dua kelomok penjualan kendaraan bermotor secara online yang serking kali melakukan penipuan terhadap sejumblah korban di timor Leste.

Dari hasil olah TKP dan penyidikan  Aparat Kepolisian Indonesia berhasil melakukan pengecekan ke gudang kosong Buduran Sidoarjo, Jawa Timur, yang diduga menjadi tempat penampungan. Lalu ditemukan 46 mobil dan 214 motor.

“Kendaraan tersebut diperoleh dari hasil kejahatan di Jabodetabek, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat, di gudang tersebut,” ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes. Pol. Wira Satya Triputra.

Penyidik bersama Puspom AD kemudian bergerak dan menetapkan tersangka kepada lima orang tersebut. Saat dilakukan pemeriksaan, tersangka mengaku melakukan aksi tersebut sejak 2022 sampai dilakukan pengungkapan.

“Dalam setahun keuntungan para tersangka mencapai Rp3-Rp4 miliar,” jelasnya.

Advertisement

Kendaraan tersebut dijual tersangka kepada empat orang Timor Leste yang dikenalnya dari Facebook. Selanjutnya, penyidik akan berkoordinasi dengan Divhubinter untuk berkoordinasi dengan kepolisian Timor Leste apakah dapat dilakukan upaya hukum kepada mereka.

Para tersangka, ungkapnya, menjual kendaraan tersebut dengan harga yang bervariasi. Sementara, identitas kepemilikan kendaraan dipalsukan oleh para tersangka.

Selanjutnya, ujar Direktur, tim penyidik akan melakukan pengembangan untuk mencari pihak lain yang diduga terlibat. Terdapat juga satu DPO dalam pengejaran yang merupakan pihak dari lising.

Reporter: Rogério Pereira Cárceres/Berbagai sumber

Advertisement
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Internasionál

Xanana Husu Universidade sira iha Portugal Aumenta Vaga Bá Estudante Timoroan iha Área Direitu

Published

on

By

Hatutan.com, (27 Juñu 2026), Lisboa – Primeiru-Ministru Xanana Gusmão, Kinta (25/06/2026), a hala’o enkontru kortezia ho reitór no diretór universidade sira iha Portugal, inklui Universidade Católica, Universidade Nova de Lisboa, Fakuldade Direitu Universidade Porto, Coimbra no Braga, no mós Prezidente Institutu Medisina Legál, hodi diskute apoiu bá dezenvolvimentu rekursu umanu iha seitór justisa Timor-Leste nian.

(more…)

Continue Reading

Internasionál

PM Xanana Vizita Fundasaun Mário Soares, Reforsa Valor Demokrásia no Memoria Istórika

Published

on

By

Hatutan.com, (24 Juñu 2026), Lisboa– Primeiru-Ministru Kay Rala Xanana Gusmão, hala’o vizita kortezia bá Fundasaun Mário Soares, iha Lisboa, hanesan parte hosi programa ofisiál vizita servisu iha Portugal.

(more…)

Continue Reading

Internasionál

Timor-Leste Asume Prezidénsia CPLP Tuir Mai

Published

on

By

Hatutan.com, (23 Juñu 2026) Lisboa – Primeiru-Ministru Xanana Gusmão, anúnsia katak Timor-Leste sei sai nasaun tuirmai atu asume Prezidénsia Pro Tempore Komunidade Países de Língua Portuguesa (CPLP).

(more…)

Continue Reading

Trending