Connect with us
Pakote Ahi

Nasionál

Timor-Leste Beri Penghargaan Kepada Gubernur NTT Atas Peranannya dalam Rekonsiliasi

Published

on

Hatutan.com, (30 November 2022), Dili—Negara Timor-Leste melalui Presiden Republik, José Ramos-Horta memberi penghargaan kepada Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat atas peranannya dalam mempromosikan rekonsiliasi antara warga Timor-Leste yang sudah memilih menjadi warga negara Indonesia dan mereka yang tetap menjadi warga negara Timor-Leste.

Baca Juga : Dewan Pers TL-RI Perbaharui Kerjasama Penguatan Kelembagaan

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat bertemu Perdana Menteri Timor-Leste, Taur Matan Ruak di Dili, Rabu (30/11/2022). Foto/GPM

Penghargaan ini diberikan pada upacara peringatan hari proklamasi kemerdekaan Timor-Leste yang ke-47 di Desa Aiteas, Munisipiu Manatuto, Senin 28 November 2022.

Ramos-Horta menjelaskan, NTT merupakan provinsi Indonesia yang sangat dekat dengan Timor-Leste. Kini, ribuan warga Timor-Leste sudah sah memilih untuk menjadi warga negara Indonesia dan tinggal di NTT.

Advertisement

Menurut Ramos-Horta, Gubernur Laiskodat adalah salah satu Gubernur yang sangat berperan aktif dalam  mempromosikan hubungan antara orang Timor-Leste dan NTT begitupun sebaliknya. Dibandingkan dengan gubernur-gubernur NTT sebelumnya, Laiskodat cenderung lebih aktif.

Menurutnya, Viktor Bungtilu Laiskodat bukan sekedar saja mempunyai pengaruh di  NTT, tetapi juga di Jakarta, dan walaupun mandatnya akan berakhir pada tahun 2024 tetapi ia masih tetap mempunyai komitmen besar untuk bekerja keras membantu Timor-Leste.

“Gubernur Laiskodat bersama Presiden Jokowi yang meresmikan Free Traid Investment antar Timor-Leste dan Indonesia. Gubernur NTT juga selalu bersedia untuk kerja sama demi memberi kapasitas kepada orang Timor-Leste dan juga masih ada banyak aktivitas yang membawa keuntungan bagi Timo- Leste. Ini yang (mendasari) kita memberikan penghargaan,” kata Ramos-Horta saat berbicara kepada wartawan di Díli, Rabu (30/11/2022).

Negara Timor-Leste mempunyai komitmen besar untuk bisa melanjutkan usaha rekonsiliasi dengan orang-orang Timor-Leste di Indonesia agar bisa menutup permasalahan yang terjadi pada tahun 1999. 

“Sudah 20 tahun lebih kita lalui, ada beberapa nama yang terlibat langsung dalam kekerasan dan nama mereka terdaftar pada Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Maka, sebagai Presiden (saya) sedang melakukan usaha untuk bisa menutupi semuanya ini agar menunjukan kepada dunia bahwa rekonsiliasi yang dibuat oleh Timo- Leste betul-betul tuntas dan sempurna,” kata Ramos-Horta.

Advertisement

Selama ini Ramos-Horta tidak berusaha sendiri dalam mewujudkan rekonsiliasai, tetapi ia bekerja sama dengan Gereja Katolik di Timor Leste, Centro Nasionál Chega, Pemerintah dan Parlemen Nasional karena menurutnya rekonsiliasi bukan untuk membawa orang Timor-Leste kembali dari NTT, melainkan bagaimana bisa membentuk hubungan yang harmonis antar kedua belah pihak di masa yang akan datang.

Mengingatkan kembali bahwa dalam mandat keduanya sebagai Presiden Timor Leste, Ramos-Horta berkomitmen penting untuk rekonsiliasi dengan mendorong Timor-Leste agar mengadopsi dokumen persaudaraan manusia (document faternidade humana) sebagai dokumen penting bagi kurikulum nasional dan juga sebagai pedoman rekonsiliasi antar orang Timor Leste yang sudah sah menjadi warga negara Indonesia dan orang Timor-Leste yang ada di Timor-Leste.

Sementara itu, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat merasa bangga mendapatkan penghargaan dari negara Timor-Leste.

“Pertama saya merasa bangga sekali karena bisa menerima penghargaan dari negara Timor Leste. Penghargaan besar yang diberikan lansung oleh Presiden Republik Timor Leste kepada saya,” kata Laiskodat kepada wartawan setelah upacara hari proklamasi kemerdekaan Timor Leste ke-47, Senin (28/11/2022).

Ia juga berterima kasih kepada negara Timor-Leste dan memberikan selamat kepada seluruh masyarakat yang menyelenggarakan hari proklamasi kemerdekaan yang ke-47.

Advertisement

Pada tanggal 30 november ini juga, Gubernur NTT didampingi oleh Duta Besar Republik Indonesia di Dili, Okto Dorinus Manik mengunjungi Perdana Menteri Timor-Leste, Taur Matan Ruak dan membicarakan mengenai bagaimana menindaklanjuti Kerjasama Zona Perdagangan Bebas.

Dalam  pertemuan tersebut, Gubernur NTT menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah dan Presiden Timor-Leste atas penghargaan yang diterimanya di hari Proklamasi Kemerdekaan RDTL yang ke 47 di Manatuto, sebagai suatu kehormatan baginya.

Dalam kesempatan itu juga  beliau menindaklanjuti tentang kerjasama Zona Perdagangan Bebas di tapal batas RI-RDTL yang digagas oleh  kedua Presiden,  José Ramos Horta dan  Joko Widodo di Jakarta pada bulan september lalu.

Sementara itu, Perdana Menteri Timor-Leste, Taur Matan Ruak menyampaikan selamat datang untuk Gubernur NTT beserta rombongannya di Timor-Leste dalam rangka mengikuti upacara perayaan HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Demokratik Timor-Leste di Manatuto tanggal 28 November 2022.

Mengenai kerjasama Zona Perdagangan Bebas antara kedua negara, Perdana Menteri menjelaskan, di pihak Timor Leste, Pemerintah sedang mendirikan Komisi Antar Kementerian yang dipimpin oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk bekerja sama dengan pihak Indonesia  guna membahas hal-hal yang lebih dalam demi terealisasinya kerja sama ini.

Advertisement

Baik Perdana Menteri Timor-Leste maupun Gubernur NTT berharap tahun depan proyek kerjasama Zona Perdagangan Bebas  ini bisa segera terlaksana demi kemajuan dan kemakmuran perekonomian  kedua negara, terlebih  di Pulau Timor, NTT dan Wilayah Administrasi Especial Okesui-Ambeno (RAEOA).

“Perdana Menteri Taur Matan Ruak akan mengunjungi  mengunjungi Indonesia untuk bertemu Presiden Joko Widodo guna menandatangani pakta kerjasama Zona Perdagangan Bebas ini di bulan Januari tahun depan, karena Timor-Leste ingin sekali proyek ini cepat terealisasi,” Hatutan.com mengutip keterangan pers pada Rabu 30 november 2022.

Perdana Menteri Taur Matan Ruak juga sangat berterima kasih kepada Gubernur NTT atas keterlibatan pribadinya dalam proyek ini  dan juga Kedutaan Besar Republik Indonesia di Dili.

Reporter: Vito Salvadór/Rogério Pereira Cárceres

Advertisement
Kontinua Le'e
Advertisement
Hakarak Hato'o Komentariu?

Husik Hela Komentariu

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Nasionál

Dezenvolvimentu Umanu Kontribui ba Intelijénsia no Kreximentu Ekonómiku-Sosiál Populasaun nian

Published

on

Hatutan.com, (27 Maiu 2024), Díli- Prezidente Repúblika, José Ramos-Horta hateten dezenvolvimentu umanu nu’udár meiu ne’ebé kontribui ba intelijénsia no kreximentu ekonómiku, sosiál populasaun nian hodi kontribui ba dezenvolvimentu nasionál.

(more…)

Kontinua Le'e

Nasionál

Uniaun Europeia, ILO ho TradeInvest Asina Akordu bá Espansaun Oportunidade Negósiu Nu’u iha TL

Published

on

Hatutan.com, (23 Maiu 2024), Díli—Organizasaun Internasionál bá Traballu (ILO) no TradeInvest Timor-Leste asina akordu kooperasaun téknika, kona-bá oportunidade hodi dezenvolve negósiu nu’u iha Timor-Leste hamutuk ho seitór privadu sira.

(more…)

Kontinua Le'e

Nasionál

Kapasidade Internet Husi Tore Provider Telekomunikasaun Sira iha TL La Sufisiente

Published

on

Hatutan.com, (22 Maiu 2024), Díli-Internet sai ona hanesan nesesidade importante bá ema nia moris loron-loron nian iha mundu iha era dijitalizasaun ne’e. Maske nune’e,  Timoroan sira ne’ebé hela iha Timor-Leste sempre halerik no kestiona kapasidade internet ne’ebé fornese husi tore provider telekomunikasaun hanesan Timor Telecom, Telkomcel ho Telemor.

(more…)

Kontinua Le'e
Advertisement

Trending