Connect with us
Pakote Ahi

Ekonomia

Soal Waskita Digugat Pailit, Pemerintah Timor Leste Belum Dapat Kabar Resmi

Published

on

Hatutan.com, (26 April 2023), Dili-Pemerintah Timor Leste belum memperoleh kabar resmi dari pemerintah Indonesia terkait gugatan pailit oleh vendornya terhadap  PT Waskita Karya (Persero) Tbk  karena masalah pembayaran utang.

Baca juga : Waskita Karya Digugat Pailit, Semua Proyek Berpotensi Terdampak Termasuk di Timor-Leste

Gedung Pemerintah Timor Leste atau Paláçio do Governo. Foto/Elio dos Santos da Costa

PT Waskita Beton Precast Tbk atau WSBP, anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk atau WSKT, digugat pailit vendornya karena masalah pembayaran utang. Vendor yang mengeluhkan pembayaran dari Waskita Beton adalah PT Hartono Naga Persada. Perusahaan tersebut melayangkan gugatan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, pada 31 Maret 2021. Gugatan tersebut merupakan buntut dari pembayaran utang yang belum diselesaikan WSBP ke pemohon.

Diketahui, pemohon atau PT Hartono Naga Persada adalah salah satu pemasok bahan baku bagi WSBP. Dalam situs resmi PN Jakarta Pusat, gugatan dengan nomor perkara 151/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN Jkt.Pst memulai sidang perdana pada  8 April 2021, dengan kuasa hukum Jaya Simatupang.

Advertisement

Dikutip dari CNN Indonesia Perusahaan milik keluarga Jusuf Kalla, PT Bukaka Teknik Utama Tbk juga menggugat PT Waskita Karya Tbk terkait Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Gugatan diajukan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta pada 17 Maret 2023 dengan nomor perkara 93/Pdt.Sus-PKPU/2023/PN Niaga Jkt.Pst.

Dalam petitumnya, pemohon meminta pengadilan mengabulkan seluruh permohonan PKPU. Pemohon juga meminta pengadilan menyatakan PT Waskita Karya berada dalam keadaan PKPU Sementara (PKPUS).

“Menyatakan Termohon PKPU (PT Waskita Karya (Persero) Tbk), yang beralamat di Gedung Waskita Heritage Jl MT Haryono Kav 10 RT 11/RW 11 Cawang Kec Jatinegara Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta 13340 berada dalam keadaan PKPU Sementara (PKPUS) dengan segala akibat hukumnya,” tulis petitum gugatan tersebut.

Jika gugatan tersebut dikabulkan Pengadilan, konsekuensinya adalah seluruh asset-asset perusahaan dibekukan dan akan dilelang, termasuk proyek-proyek yang sedang berjalan atau sedang dikerjakan.

Untuk saat ini, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) memenangkan tender proyek pembangunan dan perluasan Bandara Internasional Presiden Nicolau dos Reis Lobato di Dili dengan nilai proyek US$ 72,506,762.02.

Advertisement

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) juga sedang mengerjakan proyek konstruksi dan rehabilitasi jalan raya Noefefa-Oénenu, Oé-Cusse, Timor-Leste dengan nilai proyek US$ 22,000.00.

Menteri Kabinet Dewan Menteri, Fidelis Manuel Leite Magalhães. Foto/Elio dos Santos da Costa

Menanggapi isu gugatan pailit terhadap PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) tersebut, Menteri Kabinet Dewan Menteri, Fidelis Manuel Leite Magalhães, mangatakan sampai saat ini pemerintah Timor Leste belum menerima informasi resmi soal dugaan pailit badan usaha milik negara Indonesia tersebut.

“Kami belum mendapat informasi tersebut, namun pemerintah Timor-Leste yakin bahwa pemerintah Indonesia akan mengambil langkah mitigasi karena perusahaan Waskita Karya (Persero) Tbk adalah sebuah badan usaha milik negara Indonesia,” tutur Menteri  Fidelis Manuel Leite Magalhães, menjawab Hatutan.com di Gedung Pemerintah Timor-Leste,  Dili, Rabu (26/4/2023).

Mitigasi adalah upaya yang dilakukan untuk mengurangi resiko atas gugatan pailit vendornya PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Dikatakannya, saat pemerintah merlakukan penandatanganan kontrak dengan sebuah perusahaan untuk mengerjakan sebuah proyek, sudah tertera dengan jelas tangungjawab para pihak. Oleh karena itu, para pihak memiliki tangungjawab masing-masing dan taat pada kesepakatan tersebut.

“Soal gugatan pailit atas perusahaan Waskita Karya (Persero) Tbk baru sekedar wacana dan pemerintah Timor Leste belum menerima informasi resmi,” ungkap Menteri Fidelis Magalhães.

Advertisement

Hatutan.com juga melakukan konfirmasi dengan Menteri Perhubungan dan Komunikasi, José Agostinho da Silva, terkait proyek pembangunan Bandar Udara Internasional Presiden Nicolau Lobato yang dikerjakan PT Waskita Karya (Persero) Tbk, namun  Menteri José Agostinho belum bisa memberi tanggapan.

Sampai berita ini di muat, belum  ada konfirmasi terkait pernyataan resmi dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk soal kelanjutan proyek mereka di  Timor Leste.  

Reporter : Rogério Pereira Cárceres

Advertisement
Kontinua Le'e
Advertisement
Hakarak Hato'o Komentariu?

Husik Hela Komentariu

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ekonomia

Ezekuta Projetu ho Kustu US$21,228,762, Empreza La Harii Basecamp no Laiha Ekipamentu

Published

on

Hatutan.com, (16 Fevereiru 2024), Díli- Prezidente Komisaun E Parlamentu Nasionál bá asuntu Infraestrutura, Marcos Xavier, kestiona empreza internasionál Hutama Karya (Persero) Indonézia ne’ebé manan projetu  Estrada urbana iha Maliana ho kustu US$21,228,762,  maibé laiha basecamp no laiha ekipamentu.

(more…)

Kontinua Le'e

Ekonomia

Sentru Lojístika Nasionál iha Dívida US$500,000

Published

on

Hatuta.com, ( 16 Fevereiru 2024), Díli—Sentru  Lojístika Nasionál (CLN, sigla portugés) daudaun ne’e iha hela dívida US$500,000.00 bá kompañia sira ne’ebé  Governu kontrata hodi fornese produtu lokál mai armazén CLN.  

(more…)

Kontinua Le'e

Ekonomia

Inísiu Maiu 2024, Hahú Instalasaun Fibra Ótika hosi Dili bá Austrália

Published

on

Hatutan.com, (12 Fevereiru 2024), Díli- Ministru Transporte no Komunikasaun (MTK), Miguel Marques Gonçalves Manetelu hateten, inísiu fulan-Maiu 2024 hahú instalasaun a kabu fibra ótika hosi tasi okos Díli bá Austrália.

(more…)

Kontinua Le'e
Advertisement

Trending